Kamis, 04 Mei 2017

Posted by Wahyu Hidayat On Mei 04, 2017 0 komentar

Perkembangan Prosesor Intel dari Awal hingga 2016




Disinilah Anda dapat menemukan sebuah artikel tentang sejarah processor Intel terlengkap mulai dari awal ditemukannya hingga perkembangan yang terjadi dalam beberapa tahun berikutnya. Paling tidak informasi ini bisa jadi suatu hal yang sangat menarik, terutama jika Anda sedang mencari bahan pembelajaran yang melibatkan sejarah processor Intel secara menyeluruh.
Kehadiran Processor Intel merupakan tonggak awal dari kesuksesan yang bisa diraih oleh Intel Corporation, dalam perjalanan panjangnya mengukuhkan diri sebagai salah satu perusahaan pencetak processor terbesar dan tersukses di dunia. Processor Intel telah digunakan oleh nyaris semua vendor perangkat komputer global.
Mungkin tak banyak yang tahu kalau perusahaan yang didirikan pada tahun 1968 oleh Robert Noyce dan Gordon Moore itu mengawali kegiatan produksi mereka sebagai perusahaan yang bergerak di industri pengembangan semi-konduktor. Lalu mulai mendapat ide menciptakan processor semenjak mereka dipercaya oleh sebuah perusahaan lain yang meminta mereka untuk merancang otak pada kalkulator.

ASAL MULA PROCESSOR KOMPUTER

Sejarah Perkembangan Prosesor Intel
Sebelum kita membahas lebih jauh tentang sejarah processor Intel, ada baiknya terlebih dulu kita mencari tahu bagaimana sih cikal bakal processor di masa-masa sebelum konsep tentang processor bahkan belum terpikirkan oleh orang-orang yang menjadi perancang ataupun pembangun komputer di kala itu.
Pada tahun 1904, Sir John Ambrose Fleming yang merupakan seorang ilmuwan dari Inggris menciptakan sebuah otak untuk komputer berupa tabung Dioda yang cukup populer di jamannya. Hasil temuan Sir John Ambrose Fleming tersebut akhirnya dikembangkan oleh seorang ilmuwan Amerika bernama Dr. Lee De Forest, hingga akhirnya pada tahun 1906 terciptalah sebuah temuan baru yang disebut trioda, kemudian berlanjut lagi pada temuan lainnnya berupa tetroda dan pentode.
Dua perangkat yang dikenal dengan istilah tabung hampa udara (vacum-tube) tersebut bertahan cukup lama di dunia pencipta komputer. Bahkan beberapa nama komputer jadul seperti ENIAC (Electronic Numerical Integrator and Computer), EDVAC (Electronic Discrete Variable Automatic Computer), UNIVAC I dan Harvard Mark yang notabene merupakan bagian penting dalam sejarah komputer generasi pertama adalah temuan fantastis yang menggunakan tabung hampa udara sebagai otak dalam pengoperasiannya.
Di tahun 1956, tabung hampa udara mulai ditinggalkan oleh ilmuwan komputer yang beralih pada transistor karena memiliki kemampuan dapat memangkas ukuran mesin jadi lebih kecil. Di era ini pulalah semikonduktor mulai menjadi salah satu komponen terpenting dalam pembangunan otak bagi komputer, serta melahirkan banyak perusahaan-perusahaan besar yang menggunakannya sebagai ladang untuk berbisnis.
Era semikonduktor sendiri mulai memperlihatkan masa-masa keemasannya pada tahun 1960-an, yang mana salah satu perusahaan yang bergerak di bidang ini adalah Fairchild, sebuah perusahaan tempat Robert Noyce dan Gordon Moore bekerja sebelum akhirnya mereka memutuskan untuk keluar dari perusahaan tersebut dan mendirikan Intel Corporation.
Pada tahun 1969, Intel yang sudah berjalan selama satu tahun di bidang pengembangan semikonduktor merilis produk perdananya berupa RAM statik 1101, ini merupakan MOS (Metal Oxide Semi-Conductor) pertama di dunia. Produknya tersebut kembali mendapat pengembangan yang akhirnya melahirkan sebuah produk baru dengan nama Schottky bipolar 64-bit static random access memory (SRAM) 3101.
Dua produk andalan Intel tersebut mampu membuat mereka dipandang sebagai perusahaan baru yang potensial, serta menarik minat banyak investor untuk mengajak kerja sama. Salah satu perusahaan yang akhirnya mengajak Intel sebagai produsen semikonduktor untuk bekerja sama adalah Nippon Calculating Machine Corporation (NCMC), yang secara khusus meminta Intel untuk merancang 12 chip khusus.
Rencananya 12 chip tersebut akan digunakan sebagai otak dari produk kalkulator Busicom 141-PF. Insinyur Intel pada saat itu memiliki sebuah ide untuk membuat ringkas dari yang tadinya 12 chip menjadi hanya 4 chips saja, dimana salah satu chipnya diprogram agar dapat digunakan untuk berbagai produk sekaligus. Ide inilah yang nantinya secara mengejutkan bakal berkembang menjadi sebuah pertanda untuk segera diakhirinya era memori magnetis, berganti pada kemunculan sebuah teknologi baru yang nantinya akan disebut dengan nama ‘processor’.
Singkat cerita, Intel akhirnya sukses merancang 4 chip cerdas yang diberi nama produksi MCS-4. Sadar bahwa chip tersebut memiliki masa depan yang cerah, Intel akhirnya mengambil kembali hak atas desain MCS-4 dengan cara membelinya dari Nippon Calculating Machine Corporation (NCMC).

SEJARAH PROCESSOR INTEL DARI WAKTU KE WAKTU

Sejarah Processor Intel Era 1971 – 1981
Sejarah Processor Intel Era 1971-1981
1. Intel® 4004 Processor
Sejarah processor Intel dimulai pada tahun 1971, dimana saat itu sebuah processor yang diberi nama Intel®4004 Processor menjadi processor pertama di dunia buatan Intel. Ini merupakan Processor 4 bit dengan set chip disekitarnya, yang dijual untuk umum disamping menjadi CPU pertama yang dijalankan di atas sebuah chip.
Bisa dikatakan Intel®4004 Processor merupakan pembuka jalan pada sebuah kemungkinan bahwa memasukkan kecerdasan buatan pada benda mati merupakan suatu hal yang sangat mungkin dapat dilakukan oleh manusia.
2. Intel® 8008 Processor
Berselang satu tahun berikutnya atau lebih tepatnya pada tahun 1972, Intel kembali mengeluarkan processor yang diklaim lebih canggih dan memiliki kekuatan 2 kali lipat lebih cepat dibanding Microprocessor 4004, yaitu Intel® 8008 Processor. Ini merupakan processor pertama yang menganut desain pengalamatan memori 8 bit, namun hanya dirancang untuk mengerjakan satu pekerjaan saja.
3. Intel® 8080 Processor
Lagi-lagi dalam kurun waktu 2 tahun, Intel kembali mengeluarkan terobosan barunya yang diwujudkan pada Intel® 8080 Processor. Produk Intel yang resmi meluncur di pasaran pada tahun 1974 tersebut menjadi otak dari PC pertama di dunia yang bernama Altair. Saking suksesnya, Intel® 8080 Processor bahkan terjual sebanyak 10.000 unit hanya dalam tempo satu bulan saja.
Intel mengklaim bahwa Intel® 8080 Processor memiliki kemampuan 10 kali lipat jauh lebih cepat dibanding Intel® 8008 Processor, karena telah mendapat sejumlah perubahan dari yang tadinya multivoltage menjadi triple voltage. Selain itu Intel® 8080 Processor juga mendapat teknologi baru yang disebut NMOS, menggantikan teknologi sebelumnya yang disebut PMOS, serta sudah menganut pengalamatan memori mencapai 64 Kilobyte.
Di tahun ini pula, Intel mulai mendapat saingan dalam memproduksi processor. Beberapa diantaranya adalah Motorola yang mengeluarkan processor bernama MC6800. Lalu di tahun 1976 giliran Zilog yang mengeluarkan processor pertamanya dengan nama Z80, yang kemudian diikuti oleh beberapa perusahaan lainnya seperti MOST, Rockwell, Hyundai, WDC, NCR, dan lain-lain.
4. Intel® 8086 Processor & Intel® 8088 Processor
Meskipun processor telah ditemukan sejak 6 tahun sebelumnya, namun barulah di tahun 1978 era yang disebut sebagai generasi pertama processor benar-benar dimulai. Intel lagi-lagi mengeluarkan processor baru yang diberi nama Intel® 8086 Processor, sebuah processor pertama dari Intel yang menggunakan bus sistem 16 bit. Sayangnya processor ini tidak mudah diterima masyarakat karena motherboard yang menggunakan spesifikasi processor 16 bit di kala itu masih berharga sangat mahal. Sedikit informasi, sepesifikasi motherboard yang menjadi standar di masa-masa itu adalah yang menggunakan processor 8 bit, jadi sangat wajar jika kemudian processor 16 bit milik Intel tersebut kurang dilirik oleh pasar yang sedang berkembang di saat itu.
Barulah di tahun 1979, Intel kembali merancang ulang Intel® 8086 Processor agar sesuai dengan motherboard komputer yang memiliki spesifikasi 8 bit. Nama dari produk baru Intel tersebut tidak terlalu jauh dari pendahulunya, yakni disebut dengan nama Intel® 8088 Processor.
Pada tahun 1981, Intel® 8088 Processor merupakan otak untuk komputer IBM yang sekaligus mendongkrak nama Intel di pasaran. Meskipun sejatinya Processor 8088 memiliki spesifikasi CPU 16 bit, namun itu hanya internal saja. Sementara lebar bus data eksternalnya hanya 8 bit sehingga tetap kompatibel dengan motherboard komputer yang beredar luas di pasaran.
Sejarah Processor Intel Era 1982 – 1989
Sejarah Processor Intel Era 1982 – 1989
5. Intel® 286 Processor
Sejarah processor Intel masih terus berlanjut ke tahun-tahun selanjutnya, dimana Intel kembali mengeluarkan produk anyar yang diberi nama Processor 80286 atau sering pula disebut dengan nama Intel® 286 Processor. Lagi-lagi produk yang dikeluarkan pada tahun 1982 ini merupakan processor 16 bit, namun memiliki keunggulan yang jauh lebih besar dibanding chip-chip lainnya yang berasal dari generasi pertama.
Beberapa penyempurnaan yang dilakukan Intel dalam menciptakan Intel® 286 Processor yaitu frekuensi clock yang kini telah ditingkatkan (Intel® 286 Processor menghasilkan kerja lebih banyak tiap tik clock daripada 8088/8086), lalu perbaikan secara menyeluruh yang menyasar pada optimasi penanganan perintah/instruksi.
Boleh dibilang Intel® 286 Processor merupakan chip pertama yang bisa benar-benar disebut “Processor”. Chip inilah yang memperkenalkan kemampuan untuk multitasking, menjalankan beberapa program sekaligus. Kelebihan ini tidak terasa saat sistem operasi yang digunakan masih DOS, namun sistem operasi yang dikembangkan setelahnya, seperti Windows, benar-benar merasakan nilai lebih dari kemampuan ini.
6. Intel® 386 DX Processor
Sejarah processor Intel dilanjutkan pada tahun 1985, dimana Intel mengeluarkan Intel® 386 DX Processor yang merupakan CPU 32 bit pertama di dunia. Jika dibandingkan dengan Intel® 4004 Processor keluaran tahun 1971, Intel® 386 DX Processor memiliki kemampuan 100 kali lipat lebih cepat berkat 275.000 transistor yang tertanam di dalamnya.
Intel® 386 DX Processor sejatinya merupakan pengembangan dari produk sebelumnya (Intel® 286 Processor). Namun Intel® 386 DX Processor sanggup mengeksekusi perintah dengan lebih baik, bahkan menjadi merupakan set chip pertama yang memenuhi semua persyaratan mendasar untuk menjalankan sistem operasi modern seperti Windows dan Linux.
7. Intel® 386 SX Processor
Sebenarnya ini merupakan versi lain dari Processor 80386 DX, namun dengan spesifikasi yang telah banyak dikurangi. Kondisi ini sepertinya sengaja ditempuh Intel demi menekan harga jual, dimana Processor 80386SX hanya memiliki bus data eksternal 16 bit (berbeda dengan 80386 DX yang memiliki 32 bit), serta memiliki kemampuan yang jauh lebih lambat dibanding pendahulunya tersebut.
Namun karena Processor 80386 SX dapat dipasangkan pada motherboard yang berharga lebih murah, alhasil Processor 80386 SX jauh lebih populer dan lebih laris di pasaran ketimbang Processor 80386 DX.
8. Intel® 486 DX Processor
Pada tahun 1989, Intel kembali mengisi sejarah processor dengan mengeluarkan produk baru yang diberi nama Intel® 486 DX Processor. Ini merupakan processor pertama di dunia yang dapat memudahkan pengguna komputer mengakses berbagai aplikasi dengan cara yang lebih praktis.
Jika sebelumnya untuk mengakses sebuah aplikasi diperlukan perintah dengan cara mengetikkan command-command tertentu, kali ini berkat adanya Intel® 486 DX Processor maka kebiasaan tersebut bisa ditinggalkan, diganti dengan satu kali klik saja.
Intel® 486 DX Processor juga mempunyai kelebihan berupa Math co-processor, sebuah fungsi pembantu pengolah data metematis yang dapat memperkecil beban kerja pada processor. Alhasil processor yang memiliki bus data eksternal 32 bit ini memiliki kecepatan yang jauh melebihi chip-chip sebelumnya yang pernah ada.
9. Intel® 486 SX Processor
Ini merupakan processor versi murah meriah dari Intel® 486 DX Processor, yang dibuat dengan spesifikasi lebih rendah dibanding Intel486™ DX, namun dibanderol dengan harga yang lebih miring karena tidak dilengkapi dengan Math co-processor.
Sejarah Processor Intel Era 1993 – 1999
Sejarah Processor Intel Era 1993 – 1999
10. Intel® Pentium® Processor
Sejarah processor Intel berikutnya dibuka oleh Intel yang mengeluarkan Intel® Pentium® Processor pada 22 Maret 1993. Processor milik Intel yang satu ini sudah bisa meladeni lebih dari satu perintah setiap tip clock, atau umum disebut dengan istilah ‘super scalar’. processor ini sanggup menangani dua perintah tiap tik, atau sebanding dengan dua buah processor Intel 486™ DX yang digabung dalam satu chip.
Terdapat perubahan besar bus sistem pada processor jenis ini jika dibandingkan dengan versi Intel 486™ DX, yang mana lebarnya meningkat menjadi 64 bit dan kecepatannya telah mencapai 60 MHz dan 66 MHz. Sejak saat itu, Intel memproduksi dua macam Pentium yang masing-masing bekerja pada sistem bus 60 MHz (P90, P120, P150, dan P180) dan pada 66 MHz (P100, P133,P166, dan P200).
Intel® Pentium® Processor memiliki kemampuan dalam memadukan data-data real berupa suara, tulisan tangan dan foto. Merek dagang Pentium pun dengan cepat mendunia dan hingga kini masih dirasakan keberdaannya.
11. Intel® Pentium® Pro Processor
Sejarah processor Intel selanjutnya dimulai dengan kehadiran Intel® Pentium® Pro Processor pada tahun 1995. Sebenarnya pengembangan Pentium Pro Processor sendiri sudah dilakukan semenjak tahun 1991 silam, namun entah kenapa Intel baru merilisnya empat tahun kemudian tepatnya pada 1 November 1995.
Intel® Pentium® Pro Processor dirancang untuk digunakan pada aplikasi server dan workstation, serta dibuat untuk memproses data secara cepat dengan 5,5 juta transistor yang tertanam di dalamnya. Pentium Pro pada dasarnya merupakan processor RISC murni, dan dioptimalkan untuk memproses data 32 bit pada Windows NT. Processor inilah yang menjadi dasar pada pengembangangan Processor Intel Pentium I hingga Pentium IV kelak.
12. Intel® Pentium® II Processor
Pada tahun 1997, Intel® Pentium® II Processor resmi masuk pasar sebagai processor yang dibuat dengan dasar dari Intel MMX, dan dirancang secara khusus untuk mengolah data video, audio, dan grafik secara efisien. Terdapat 7.5 juta transistor terintegrasi di dalamnya sehingga dengan processor ini pengguna PC dapat mengolah berbagai data dan menggunakan internet dengan lebih baik.
13. Intel® Pentium II Xeon® Processor
Mengembangkan Intel® Pentium® II Processor yang telah ada sebelumnya, pada tahun 1998 Intel kembali mengeluarkan produk baru namun masih dengan embel-embel Pentium II yakni Intel® Pentium II Xeon® Processor. Ini merupakan processor yang dibuat untuk kebutuhan pada aplikasi server.
Dari sinilah Intel sudah mulai jeli dalam melihat permintaan pasar. Intel bahkan sudah memiliki target yang begitu matang terkait pasar jenis apa yang ingin dibidik, dengan cara mengeluarkan produk-produk baru berupa processor dari beragam jenis yang disesuaikan dengan karakteristik pasar tententu.
14. Intel® Celeron® Processor
Ini merupakan processor khusus yang dibuat Intel untuk menyasar target secara spesifik. Produk barunya tersebut diberi nama Intel® Celeron® Processor yang resmi diluncurkan pada tanggal 4 Januari 1999. processor Intel Celeron pada dasarnya merupakan processor yang ditujukan bagi perancang CPU yang ingin membuat komputer berharga miring. Dampak dari hal ini adalah kecepatannya yang otomatis tidak begitu cepat, namun masih cukup mampu untuk digunakan untuk menjalankan game dan program-program pendidikan.
15. Intel® Pentium® III Processor
Masih di tahun yang sama (1999), Intel® Pentium® III Processor merupakan proyek lanjutan dari Pentium II yang telah mendapat sejumlah pengembangan. processor yang dirilis ke publik pada tanggal 26 Februari 1999 itu mendapat tambahan 70 instruksi baru yang secara dramatis memperkaya kemampuan pencitraan tingkat tinggi, 3D, audio streaming, dan aplikasi-aplikasi video serta pengenalan suara. Processor ini juga dirancang khusus untuk membuat pengalaman berinternet jadi lebih nyaman, membuat pangguna bisa menelusuri lorong-lorong museum maya, dan mengunduh video berkualitas lebih tinggi.
16. Intel® Pentium® III Xeon® Processor
Sejarah processor Intel berikutnya diisil oleh Intel® Pentium® III Xeon® Processor. Sesuai dengan namanya, processor jenis ini pada dasarnya merupakan versi kembangan dari Pentium® III yang telah lebih dulu hadir. Hanya saja processor jenis ini memiliki target pasar yang berbeda dan memiliki keunggulan berupa pengolahan informasi dari system bus ke processor yang sangat cepat.
Processor yang dirancang untuk dipadukan dengan processor lain yang sejenis ini mengkombinasikan kinerja tambahan untuk aplikasi e-Commerce dan program-program bisnis yang lebih canggih, termasuk aplikasi multimedia dan streaming video.
Sejarah Processorr Intel Era 2000 – 2008
Sejarah Processorr Intel Era 2000 – 2008
17. Intel® Pentium® 4 Processor
Sejarah processor Intel di tahun 2000 berawal dari kehadiran Intel® Pentium® 4 Processor yang awalnya memiliki kecepatan 1.5GHz dengan formafactor pin 423. Intel kemudian mengubah spesifikasi processornya tersebut dengan formfactor menjadi pin 478 yang berkecepatan 1.3 GHz, lalu merubahnya lagi hingga kecepatannya mampu menembus 3.4 GHz.
Dengan menggunakan Processor Pentium 4, para pengguna PC diberikan kemampuan yang memungkinkan pembuatan film berkualitas profesional, melalui internet mengirimkan video berkualitas TV, berkomunikasi menggunakan video dan suara secara instan, mengontrol rendering grafis 3D lebih baik, mengubah musik menjadi file yang bisa diputar di Mp3 player, dan menjalankan beberapa program multimedia secara simultan sementara terhubung ke internet.
18. Intel® Pentium® 4 Xeon® Processor
Di tahun 2001, Intel® Pentium® 4 Xeon® Processor mulai mengisi pasar komputer sebagai processor Pentium 4 yang dirancang khusus untuk komputer kelas menengah berkinerja tinggi, serta lebih bersifat sebagai komputer server. processor ini memiliki jumlah pin yang lebih banyak dari processor Intel Pentium 4 biasa, serta dengan memory L2 cache yang lebih besar pula.
Harga processor yang satu ini lebih miring namun memiliki kemampuan yang jauh lebih baik jika dibandingkan dengan Pentium III Xeon. Selain itu Intel® Pentium® 4 Xeon® Processor menggunakan arsitektur NetBurst yang dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan aplikasi video dan audio, teknologi internet yang lebih canggih dan grafis 3D yang lebih kompleks.
19. Intel® Itanium® Processor & Intel® Itanium® 2 Processor
Pada tahun yang sama, Intel juga meluncurkan Intel® Itanium® Processor. Processor ini didesain untuk memberikan kinerja kelas dunia, yang dibutuhkan oleh perusahaan-perusahaan yang menuntut kinerja tinggi dengan program-program lebih advance, termasuk untuk transaksi e-Commerce yang aman, database yang sangat besar, serta program-program teknik dan sain yang rumit.
Versi pengembangan selanjutnya diwujudkan pada Intel® Itanium® 2 Processor. Processor ini sudah dibuat dengan struktur yang benar-benar berbeda dari sebelumnya yang didasarkan pada desain dan teknologi Intel’s Explicitly Parallel Instruction Computing ( EPIC ).
20. Intel® Pentium® M Processor
Pada tahun 2003, sejarah processor Intel dipopulerkan oleh Intel® Pentium® M Processor yang cukup populer di jamannya. Pada dasarnya processor yang satu ini merupakan salah satu komponen dari teknologi mobile Centrino. Sebuah teknologi yang sengaja dihadirkan guna memenuhi kebutuhan pasar akan keberadaan sebuah komputer yang mudah dibawa kemana-mana (portable), apalagi sih kalau bukan yang namanya notebook atau lebih populer dengan istilah laptop.
Berkat processor Pentium M, laptop bisa menjadi lebih ringan, lebih kompak dan beroperasi lebih lama menggunakan baterai. Pengembangan dari processor ini akan muncul di tahun selanjutnya (2004), yang kemudian disebut dengan nama Intel Pentium M 735/745/755 processors.
21. Intel® E7520/E7320 Chipsets
Masuk ke tahun 2004, Lahirlah processor baru dari Intel yang diberi nama Intel E7520/E7320 Chipsets. Pada dasarnya 7320/7520 merupakan teknologi baru yang dapat digunakan untuk dual processor dengan konfigurasi 800MHz FSB, DDR2 400 memory, and PCI Express peripheral interfaces.
22. Intel® Pentium D 820/830/840
Perjalanan processor Intel berjalan makin maju semenjak masuk tahun 2006. Kebutuhan kinerja yang semakin meningkat serta masalah panas dan daya yang dihadapi oleh processor single core (satu inti) membuat Intel melakukan sebuah loncatan besar yakni memadukan beberapa core menjadi satu processor atau lebih dikenal dengan istilah multi-core processor. Hal ini dipermudah dengan masuk dengan teknologi nano ke dunia processor. Konsepnya sangat sederhana, dimana menggunakan Processor berarsitektur multi-core diharapkan dapat mempercepat perhitungan algoritma yang dikerjakan sebuah sistem PC. Karena ibarat sebuah pekerjaan, jika menggunakan dua otak sekaligus maka pengerjaannya tentu akan lebih cepat selesai dibanding yang hanya mengandalkan satu otak saja.
Salah satu hasil dari pemikiran tersebut adalah lahirnya processor baru yang diberi nama Intel Pentium D 820/830/840. Ini merupakan prscessor berbasis 64 bit dan disebut dual core karena menggunakan 2 buah inti, dengan konfigurasi 1MB L2 cache pada tiap core, 800MHz FSB, dan bisa beroperasi pada frekuensi 2.8GHz, 3.0GHz, dan 3.2GHz. Processor yang juga disertakan dukungan HyperThreading ini terbagi menjadi 2 jenis yaitu Pentium D dengan inti berbasis Prescott (90 nm), dan Prester yang merupakan Pentium D dangan inti berbasis Cedar Mill (65 nm).
23. Intel® Core 2 Duo
Pengembangan processor Intel yang jauh lebih maju dapat ditemukan pada Intel Core 2 Duo yang dirancang khusus bagi pengguna PC yang menginginkan lebih dari sebuah komputer. processor ini sesuai dengan namanya memiliki 2 buah core (inti) dengan konfigurasi 2.4GHz dengan 8MB L2 cache (sampai dengan 4MB yang dapat diakses tiap core), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power (TDP). Sebagai perbandingan, processor Intel yang satu ini memiliki kinerja dan efisiensi daya yang ditingkatkan hingga 40 persen jika dibandingkan dengan processor Intel generasi sebelumnya.
Processor Intel Era 2009 Hingga 2016
Processor Intel Masa Kini
24.Intel® Core™
Intel ® Core™ sejatinya merupakan merek dagang yang dibuat oleh Intel untuk beberapa processor generasi terbaru yang paling banyak kita temui hingga saat ini. Bahkan sangat besar kemungkinannya processor jenis inilah yang Anda gunakan pada komputer milik Anda saat ini.
Intel ® Core™ sendiri dalam prakteknya terbagi-bagi menjadi 3 jenis processor yaitu processor i3, i5 dan i7 yang lagi-lagi juga dibagi ke dalam beberapa generasi tertentu. Dibuat seperti itu karena i3, i5 dan i7 pada dasarnya merupakan processor Intel yang disiapkan untuk menyasar 3 target pasar yang berbeda. Jika i3 disiapkan untuk untuk entri level, lalu i5 untuk level menengah, maka i7 merupakan processor yang dibuat untuk menyasar level atas.
Berikut ini penjelasan singkat mengenai 3 processor terbaru milik Intel tersebut :
Intel® Core i3
Processor level entri ini hanya memiliki 2 inti namun sudah mengadopsi teknologi Hyperthreading yang mampu menyediakan 4 thread yang memungkinkan beberapa program mampu dijalankan secara bersamaan melalui keempat jalur thread tersebut, cache 3M dan tanpa turbo boorst.
Intel® Core i5
Ini merupakan sebuah mikroProcessor yang dibekali dengan teknologi turbo boost dan hyper-threading. Turbo boost adalah sebuah teknologi yang mampu membuat processor mempertahankan kecepatannya sekaligus menekan tingkat panas yang bisa dihasilkan karena pemakaian yang over (kondisi yang biasa terjadi jika komputer digunakan untuk bermain game). Sementara Hyper-Threading merupakan teknologi yang bisa meningkatkan kinerja komputer kala digunakan untuk multi-tasking, khususnya saat menjalankan program-program yang membutuhkan tenaga processor secara intensif dalam waktu yang bersamaan.
Dengan adanya turbo boost dan hyper-threading, Intel Core i7 terbilang mumpuni sebagai processor yang bisa menjabani keinginan pengguna dalam memanfaatkan aplikasi-aplikasi komputer yang berat seperti program rendering 3D atau program-program lain seperti video/audio dan CAD.
Intel® Core i7
Nama i7 pada processor ini diambil dari identifier i7 yang merupakan teknologi baru dari Intel pada tahun 2008 silam. Beberapa kelebihan processor Intel yang satu ini adalah mampu meningkatkan kinerja komputer, membuat komputer makin hemat energi, serta menghasilkan kualitas tampilan gambar yang jauh lebih baik, khususnya saat memutar video definisi tinggi.
Intel Core i7 dibagi menjadi 2 tipe yaitu tipe standar yang memiliki 2 inti serta didukung dengan teknologi hyperthreading yang mampu menyediakan 4 thread, Cache 4M dan sudah didukung pula dengan teknologi turbo boorst. Sementara tipe Intel Core i7 yang kedua adalah versi yang lebih tinggi dengan 4 inti yang didukung dengan teknologi hyperthreading yang mampu menyediakan 8 thread, cache 6 MB – 8 MB dan sudah didukung dengan teknologi turbo boorst.
Tiga processor di atas tidak hanya dibuat sekali saja, namun terus mendapat pengembangan sejak tahun 2008 hingga saat ini. Alhasil kondisi yang demikian menimbulkan sebuah istilah yang sering disebut dengan generasi pertama, generasi kedua, dan seterusnya. Bisa dipastikan bahwa semakin tinggi (baru) generasi pada Processor tersebut, maka semakin banyak pula fitur-fitur baru yang disediakan oleh Processor tersebut.
Lebih detail tentang Prosesor Core i3, i5 dan i7, baca :

Mengenal Prosesor Intel Core i3, Core i5, Core i7 pada Laptop

Sebagai gambaran, berikut ini perbedaan antara Intel ® Core™ generasi pertama dan beberapa generasi selanjutnya :
Intel® Core™ Generasi 1
Ciri-Ciri :
  • Rilis tahun 2009
  • Memiliki kode nama Arrandale (Nama Clarksfield dipakai khusus untuk i7 dengan huruf akhiran QM & XM)
  • Tidak memiliki indikator generasi
  • Jenis bus DMI dengan bus sistem 2,5 GT/s
  • Litografi standar 32 nm
  • RAM maksimal 8 Gb
  • Processor yang termasuk dalam Intel ® Core™ generasi pertama yaitu : Core i3, Core i5, Core i7 dan Core i7 Extreme
Intel® Core™ Generasi 2

Ciri-Ciri :
  • Rilis tahun 2011
  • Memiliki kode nama Sandy Bridge
  • Jenis bus DMI dengan bus sistem 5 GT/s
  • Litografi standar 32 nm
  • RAM maksimal 16 Gb dengan bandwidth memory maksimal 21,3 Gb/s
  • Processor yang termasuk dalam Intel ® Core™ generasi kedua yaitu : Core i3, Core i5, Core i7 dan Core i7 Extreme

Intel® Core™ Generasi 3
Ciri-Ciri :
  • Rilis tahun 2012
  • Memiliki kode nama Ivy Bridge
  • Jenis bus DMI dengan bus sistem 5 GT/s
  • Litografi standar 22 nm
  • RAM maksimal 32 Gb dengan bandwidth memory maksimal 25,6 Gb/s
  • Processor yang termasuk dalam Intel ® Core™ generasi ketiga yaitu : Core i3, Core i5, Core i7 dan Core i7 Extreme

Intel® Core™ Generasi 4
Ciri-Ciri :
  • Rilis tahun 2012
  • Memiliki kode nama Haswell (Nama Crystal Well dipakai khusus untuk beberapa tipe Processor i7 dengan akhiran QM)
  • Jenis bus DMI2 dengan bus sistem 5 GT/s
  • Litografi standar 22 nm
  • RAM maksimal 32 Gb (16Gb dan sudah mendukung LPDDR3 untuk seri daya rendah) dengan bandwidth memory maksimal 25,6 Gb/s
  • Processor yang termasuk dalam Intel ® Core™ generasi keempat yaitu : Core i3, Core i5, Core i7 dan Core i7 Extreme

Intel® Core™ Generasi 5
Ciri-Ciri :
  • Rilis tahun 2013
  • Memiliki kode nama Broadwell
  • Tipe ultra daya rendah
  • Jenis bus DMI2 dengan bus sistem 5 GT/s
  • Litografi relatif kecil (14 nm)
  • Didukung teknologi untuk menekan TDP hingga 7,5 W
  • RAM maksimal 16 Gb (sudah mendukung LPDDR3)
  • Processor yang termasuk dalam Intel ® Core™ generasi kelima yaitu : Core i3, Core i5, Core i7

Hingga saat ini, Intel® Core™ baru mencapai generasi kelima dan belum mendapat pengembangan berikutnya. Namun hal ini bukan berarti Intel telah menghentikan produksi processor untuk tahun-tahun selanjutnya. Karena dapat dipastikan bahwa saat ini mereka tengah mengembangkan hal baru lainnya yang sedang dipersiapkan guna menggebrak dunia komputer pada masa-masa yang akan datang.
 
sumber:  http://erradigital.blogspot.co.id/2016/04/

Rabu, 03 Mei 2017

Posted by Wahyu Hidayat On Mei 03, 2017 0 komentar

Microsoft Rilis Windows 10 S, Pesaing Chrome OS untuk Anak Sekolah



Tablet iPad dan laptop Chrome OS populer di sekolah-sekolah di Negara Paman Sam lantaran lebih simple dan tidak merepotkan dibanding laptop konvensional.

Microsoft tidak tinggal diam, raksasa software tersebut baru saja memperkenalkan sebuah sistem operasi baru yang ditujukan sebagai pesaing Chrome OS di ruang kelas, Windows 10 S.

Bedanya dengan versi Windows 10 lain, Windows 10 S memiliki antarmuka yang disederhanakan serta dirancang supaya lebih aman, cepat, dan hemat baterai.

Dibanding dengan Chrome OS, Windows 10 S lebih unggul dalam hal sudah mendukung layar touchscreen, stylus, juga game Minecraft yang populer di kalangan murid sekolah.

Tapi ada "harga" yang mesti dibayar oleh pengguna. Seperti yang dirangkum KompasTekno dari Cnet, Rabu (3/5/2017), pengguna Windows 10 S hanya bisa memasang aplikasi yang diperoleh dari toko Windows Store saja.

Alasannya, aplikasi-aplikasi di Windows Store sudah diuji dan dipastikan benar-benar aman oleh Microsoft. Inilah salah satu perbedaan besar antara Windows 10 S dan dua versi Windows 10 lainnya, yakni Windows 10 Home dan Windows 10 Pro.

Windows 10 S dijadwalkan mulai tersedia sekitar pertengahan tahun ini lewat perangkat-perangkat laptop murah bikinan partner Microsoft seperti Acer, Asus, Samsung, dan Toshiba.

Harga perangkat-perangkat itu bisa serendah kisaran 189 dollar AS atau sekitar Rp 2,5 juta. Tidak dijelaskan apa kepanjangan dari huruf “S” di akhiran nama sistem operasi anyar itu.

sumber :kompas.com

Posted by Wahyu Hidayat On Mei 03, 2017 0 komentar

Google Bikin Chrome Makin "Ngebut" di Windows




Google terus berusaha meningkatkan kinerja peramban Chrome besutannya. Salah satu upaya terakhir adalah penerapan optimalisasi baru yang diklaim meningkatkan kecepatan browser itu sebesar 15 persen.
Optimalisasi baru yang dimaksud adalah teknologi Profile Guided Optimization (PGO) dari Microsoft. PGO sudah mulai diterapkan pada Chrome Release 53 (64-bit) dan versi 54 (32-bit) di komputer desktop atau laptop berbasis Windows.

Rinciannya, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari TechCrunch, Selasa (1/11/2016), pada dua versi tersebut, waktu startup jadi lebih cepat atau ngebut 17 persen dibanding sebelumnya. Sementara itu, waktu loading laman baru (new tab) dan rata-rata load time masing-masing meningkat 15 persen dan 6 persen.
PGO adalah fitur Microsoft Visual Studio yang mengukur interaksi pengguna dengan aplikasi. Data dari pengukuran ini lantas digunakan untuk kompilasi ulang aplikasi dengan fokus pada fungsi yang paling sering digunakan.

“Chrome adalah proyek software besar dengan lebih dari sejuta fungsi di dalam source code,” ujar Software Engineer Google Sebastien Marchand.
“Tak semua fungsi itu setara. Beberapa ada yang sering dipakai, lainnya jarang. PGO memakai data dari eksekusi runtime yang melacak fungsi apa yang sering digunakan dalam memandu optimalisasi,” imbuh dia.
Salah satu teknik optimalisasi yang dipakai PGO adalah menyimpan fungsi-fungsi yang sering dipakai di dalam memori instruction cache CPU agar bisa dipanggil dengan cepat.

sumber : kompas.com

Senin, 01 Mei 2017

Posted by Wahyu Hidayat On Mei 01, 2017 0 komentar

Prosesor 32 "Core" AMD Dirilis Kuartal II 2017




AMD mengumumkan prosesor server terbarunya, Naples yang digadang-gadang bakal jadi penantang berat Intel Xeon seri E5 V4. Rencananya, Naples bakal dirilis pada kuartal kedua 2017 ini.

“Selama ini, server atau data center kekurangan inovasi. Jika liat perkembangan CPU untuk tujuan tersebut, selama 7 tahun terakhir terakhir hanya ada penambahan kecil saja. Misalnya kecepatan GHz atau sekadar jumlah core,” ujar SVP and GM Enterprise, Embedded, Semi Custom Business Group AMD, Forrest Norrod di sela Ryzen Tech Days, di San Francicso awal Maret ini.

“Padahal kita ini butuh sistem yang lebih kuat dan memang lahir untuk menangani cloud dan berbagai hal di masa sekarang. Karena itu dengan sangat bangga kami katakan, kami memiliki Naples yang bakal membawa inovasi ke server era masa kini,” imbuhnya.


Norrod mengatakan, Naples dibekali banyak kelebihan. Antara lain core berjumlah 32, yang sanggup mengelola 64 threads secara bersamaan, memiliki memori delapan channel, mendukung RAM maksimal 2 TB, serta total 128 saluran transmisi data PCIe 3.0.
Sementara itu, di segmen yang sama, Intel menawarkan 22 core dan 44 threads, empat channel memori, dukungan RAM maksimal hingga 1,5 TB.
Dalam sebuah demo singkat, AMD menunjukkan Naples memiliki kinerja dan spesifikasi lebih tinggi dibandingkan Intel Xeon E5-2699A V4 yang berbasis arsitektur Broadwell.

Demo ini menggunakan sistem komputasi bersoket ganda, sehingga masing-masing sistem memiliki dua Naples dan dua Intel Xeon. AMD sendiri membatasi kinerja sistem Naples pada 44 core dan memori 1866 MHz.

Berikutnya, AMD menggunakan beban kerja (workload) seismic analysis sebagai bahan pengujian singkat itu. Hasilnya menunjukkan bahwa AMD bisa menyelesaikan pemrosesan dalam 18 detik, sementara Intel memakan waktu 38 detik.

Bila sistem Naples menggunakan spesifikasi maksimal miliknya, yakni 64 core dan kecepatan memori 2.400 MHz, pemrosesan seismic analysis akan selesai hanya dalam waktu 15 detik.
Terakhir, AMD meningkatkan kapasitas data yang diproses hingga empat kali lipat. Hasilnya, dengan spesifikasi maksimalnya, Naples bisa menyelesaikan seismic analysis itu dalam waktu 63 detik. Sedangkan sistem Intel tidak dapat memprosesnya karena kekurangan memori.

“Demo ini memakai seismic analysis karena menggunakan data besar. Prakteknya tentu saja akan berbeda-beda, tapi seismic analysis bisa dipakai untuk mewakili kemungkinan situasi pemrosean yang akan terjadi,” pungkas Norrod

sumber :kompas.com

Posted by Wahyu Hidayat On Mei 01, 2017 0 komentar

Negara Ini Haramkan Game "Clash of Clans"






Para pemain Clash of Clans di Iran harus melupakan game populer itu untuk sementara ini. Pasalnya, pihak pemerintah sudah memutuskan untuk memblokir akses ke game bikinan Supercell tersebut.

Apa alasan pemblokiran tersebut? Menurut Kementerian Hukum Iran, Clash of Clans diblokir karena telah menjadi "contoh kekerasan melalui edukasi dan promosi melalui perang suku".
Media-media di Iran menuliskan, mayoritas anggota dari Committee for Determining Instances of Criminal Content merekomendasikan game tersebut diblokir kepada pemerintah.

Para anggota mengaku menerima berbagai laporan yang menyatakan Clash of Clans berbahaya bagi anak muda Iran. Game ini dianggap mempromosikan kekerasan, perang suku, dan juga sangat adiktif.


Komite tersebut kemudian memberikan anjuran kepada pemerintah dan provider internet di Iran untuk memblokir game tersebut.Game Clash of Clans sendiri sangat populer di Iran.

Sebagaimana KompasTekno rangkum dari Vocativ, Jumat (30/12/2016), sekitar 64 persen gamer mobile memainkan game tersebut.Clash of Clans sendiri bukan game mobile pertama yang diblokir di Iran. Pada bulan Agustus 2016 lalu, pemerintah Iran memutuskan untuk memblokir Pokemon Go, sebuah game yang sangat populer bikinan Niantic.

Pihak pemerintah kala itu khawatir dengan teknologi berbasis lokasi yang diterapkan oleh game Pokemon Go.Belum ada kabar, apakah pemerintah Iran bakal mencabut larangan game Clash of Clan suatu saat nanti atau tidak.


sumber : kompas.com

Posted by Wahyu Hidayat On Mei 01, 2017 0 komentar

Ini Game Android Buatan Lokal Terbaik Menurut Google


Setelah mengumpulkan 15 tim finalis untuk mempresentasikan karya game masing-masing di Jakarta, para juri kompetisi Google Play Indonesia Games Contest (IGC) telah memilih tiga pemenang.

Tim juri itu terdiri dari para pakar industri dan juga eksekutif Google. Selain itu, para pengunjung acara final IGC 2017 di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta juga berperan dalam memilih pemenang melalui sistem poling.
Dari hasil penilaian dan poling, akhirnya terpilih game Warung Chain: Go Food Express bikinan Touchten sebagai pemenang.

Adapun Tahu Bulat bikinan Own Games duduk sebagai peringkat kedua. Di posisi ketiga, terdapat permainan Vimala: Defense Warlords bikinan studio game MassHive Media.
Google Play IGC merupakan kompetisi untuk memilih game Android terbaik bikinan developer lokal. Tujuannya sendiri adalah untuk membantu memupuk ekosistem pembuatan game lokal Indonesia.

"Kami percaya bahwa ada banyak developer Indonesia yang memiliki talenta dan ambisi untuk masuk ke pasar dunia dan menjadi salah satu yang teratas secara global," kata David Yin, Head of Business Development Google Play, sebagaimana KompasTekno rangkum dari keterangan tertulis Google, Kamis (27/4/2017).

"Saya melihat sendiri bakat-bakat menjanjikan yang ada di Indonesia tersebut dan kami berkomitmen untuk membantu para developer game, baik besar maupun kecil, untuk dikenal para pecinta game di seluruh Indonesia serta dunia," imbuhnya.

Baik pemenang maupun developer lokal yang duduk di posisi kedua dan ketiga berhak membawa pulang sebuah set Android TV dengan resolusi 4K.
Selain itu, Warung Chain: Go Food Express, sebagai juara, akan ditampilkan di video Android Developer Story yang diproduseri Google Play. Game itu juga akan dipromosikan di saluran Android Developer

sumber: kompas.com

Posted by Wahyu Hidayat On Mei 01, 2017 0 komentar

WAJIB PUNYA! Ini Dia Charger Paling Canggih Sepanjang Masa

WAJIB PUNYA! Ini Dia Charger Paling Canggih Sepanjang Masa






Para pengguna smartphone pasti tahu gimana rasanya kehabisan baterai. Saat sedang asyik-asyik chatting atau bermain game, pasti kesal jika smartphone yang digunakan tiba-tiba baterainya habis. Apalagi jika jauh dari colokan.

Karena itu, produsen smartphone mengeluarkan smartphone dengan baterai berkapasitas besar. Selain itu, ada juga yang menghadirkan charger canggih.

Bukan Hanya Wireless, Ini Charger Paling Canggih

ovrcharge-charger-melayang (4)
Pernah nggak kamu kesal karena harus berjibaku dengan kabel charger saat chatting sambil ngecas smartphone? Meski kebiasaan ini bikin baterai smartphone cepat rusak, tapi semua pasti pernah mengalaminya. Untuk mengakalinya, AR Design menghadirkan wireless charger. Bukan hanya bebas kabel, charger ini bisa bikin smartphone kamu melayang!

OvRcharge, Charger yang Bisa Bikin Smartphone Melayang

AR Design, melalui situs Crowdfunding Kickstarter memperkenalkan OvRcharger. Mengusung tagline "Charge your phone over the air", OvRcharge menawarkan kamu pengalaman berbeda dalam menggunakan wireless charger, yakni membuatnya bisa melayang di udara. Jadi selama kamu mengisi ulang menggunakan OvRcharge, smartphone kamu akan melayang dan berputar seperti sulap.
OvRcharge mengombinasikan magnet dan arus listrik untuk levitasi magnetik. Jadi bukan hanya membuatnya melayang, tapi juga membuat smartphone kamu terisi ulang dengan cepat. Sehingga kamu bisa dengan leluasa memainkan smartphone tanpa harus terganggu oleh lilitan kabel.
ovrcharge-charger-melayang (3)
Saat ini OvRcharge bisa digunakan untuk mengisi ulang beberapa smartphone tertentu, seperti iPhone 5 hingga iPhone terbaru lainnya, Samsung Galaxy J7, J2, S6 dan seri Samsung Galaxy terbaru, Sony Xperia E5, XA, X, Z6 dan M. Smartphone lain yang juga kompatibel adalah LG X Skin, X5 X Power, V10, Nexus 5X, dan G5, Huawei Honor Note 8, Honor 8, Honor 5A, dan Nexus 6P, serta HTC 10 dan OnePlus 3. Smartphone lain akan segera didukung oleh AR Design.
ovrcharge-charger-melayang (2)
Jika kamu tertarik dengan charger levitasi OvRcharge, kamu bisa ikut berkontribusi menyumbang agar proyek ini bisa segera terwujud di link Kickstarter OvRcharge. Lumayan kan punya charger canggih yang bisa bikin smartphone melayang? Pasti bakal bikin kamu kelihatan keren.



sumber= jalantikus.com

Posted by Wahyu Hidayat On Mei 01, 2017 0 komentar

Inilah 6 Negara Pembuat Smartphone Terbaik di Dunia


Inilah 6 Negara Pembuat Smartphone Terbaik di Dunia


Perangkat mobile terus berkembang, baik dari segi desain, spesifikasi, dan fitur-fiturnya. Alhasil pasar kini dipenuhi beragam merek dan ratusan jenis smartphone. Membuat kita semakin sulit memilih smartphone baru, meskipun keragaman ini sebenarnya hal yang benar-benar baik.
Persaingan yang ketat, membuat para vendor berlomba-lomba menghadirkan inovasi dan teknologi terbaik. Hampir setiap minggu, ada saja vendor yang merilis smartphone baru. Pernahkah kamu penasaran, apakah semudah itu membuat smartphone? Dan negara-negara pembuat smartphone itu dari mana saja? Dilansir dari Androidauthority, inilah 6 negara pembuat smartphone terbaik dan paling besar di dunia.

1. China

smartphone china
China jelas menjadi negara pembuat smartphone utama. Tenaga kerja dan bahan baku yang berlimpah dengan harga murah, membuat banyak proyek manufaktur outsourcing. Dari 17 bahan bumi yang langka, 16 di antaranya diperlukan untuk memproduksi smartphone. China menghasilkan 95 persen bahan bumi yang langka, sebagai perbandingan India hanya menghasilkan 2,5 persen dan Amerika Serikat hanya 13 persen. Jelas bukan, China menjadi negara pembuat smartphone terbaik. Ini buktinya: 10 Smartphone Android China Terbaik Agustus 2016.
Selain membuatkan smartphone untuk vendor terkemuka seperti Apple, China juga memiliki merek lokal yang telah mendunia. Sebut saja Huawei, Oppo, OnePlus, Xiaomi, Meizu, dan ZTE. Perusahaan China juga mencaplok beberapa vendor besar, seperti Lenovo membeli Motorola asal Amerika Serikat dan TCL membeli Alcatel dari Perancis. Oh ya, Samsung juga dua fasilitas produksinya ada di China meskipun mayoritas dari perangkat Samsung juga diproduksi di tempat lain.

2. Jepang

Sony Jepang
Mungkin sekarang China hampir punya segalanya, tapi jangan lupakan Jepang. Banyak teknologi mutakhir terlahir di Jepang. Meskipun banyak perusahaan elektronik di Jepang yang terkesan loyo, namun Jepang masih memiliki industri pengembangan teknologi dan manufaktur yang kuat. Produsen smartphone terbesar di Jepang saat ini adalah Sony, yang dikenal lewat lini Xperia-nya dan yang terbaru adalah Xperia X. Negeri Sakura ini pun jelas masih menjadi daftar negara pembuat smartphone terbaik.

3. Korea Selatan

samsung dan lg asal korea selatan
Tahukah kamu, Korea Selatan pernah menjadi salah satu negara termiskin di dunia pada tahun 1960. Tapi sekarang, Korea Selatan merupakan salah satu negara terkaya. Bahkan, bank dunia baru-baru ini melaporkan bahwa Korea Selatan menempatkan diri di urutan 14 sebagai negara dengan ekonomi paling kuat di dunia. Negara yang terletak di Asia Timur ini, jelas menjadi negara pembuat smartphone terbaik yang mampu bersaing dengan China dan Jepang, terutama soal inovasi teknologi.
Jelas salah satu kuncinya adalah keberhasilan Samsung yang kini menjadi raja smartphone. Meskipun untuk produksi Samsung juga mulai mengandalkan manufaktur outsourcing, lebih dari 50 persen produksi smartphone Samsung berada di Vietnam. Sebagai perbandingan, produksi di kampung halamannya telah turun menjadi hanya 8 persen. Tak hanya Samsung, LG juga merupakan raksasa teknologi dan sejauh ini masih merupakan rival Samsung yang patut diperhatikan.

4. India

micromax india
Negara pembuat smartphone berikutnya adalah India. India sendiri adalah salah satu pasar smartphone terbesar, banyak vendor smartphone fokus jualan di Negeri Bollywood ini. Beberapa tahun lalu, pemerintah India pun mulai inisiatif menggalakkan program Made In India, kurang lebih seperti Tingkat Kandungan Dalam Negeri alias TKDN di Indonesia. Tujuannya adalah mendorong bisnis nasional dan internasional untuk memproduksi produk smartphone di India untuk meningkatkan perekonomian negara melalui investasi asing secara langsung.
Hal ini pun membuat para vendor smartphone mau tak mau harus membuka pabrik agar bisa menjual produk smartphone-nya. Beberapa vendor yang telah serius meliputi Xiaomi, Huawei, dan Lenovo/Motorola. Karena inisiatif ini, dipercaya bahwa India juga akan segera menjadi pusat kekuatan teknologi mobile dari belahan dunia timur, bahkan mungkin menyaingi China. Pada 2015 saja, India menerima investasi asing dengan jumlah yang mengejutkan yakni US$63 miliar.
Selain produsen China tersebut, banyak merek teknologi terkemuka telah mengalihkan produksinya di India. Sementara Samsung sendiri telah memiliki 3 pabrik di India sejak tahun 2006 dan pabrik ketiga dibuka pada tahun lalu. Baru-baru ini, LG juga telah mulai memproduksi beberapa persediaan di India, meskipun saat ini masih dalam jumlah yang sangat terbatas.

5. Taiwan

Taiwan
Taiwan juga merupakan salah satu pusat teknologi dari Asia, yang merupakan tempat kelahiran merek terkemuka seperti Acer, ASUS, dan HTC. Namun meskipun Zenfone umumnya telah diterima dengan baik di pasar, ASUS masih punya produksi dalam skala kecil.
Yang lebih mengejutkan bahwa produksi smartphone HTC kebanyakan hanya berada di Taiwan dan sejumlah kecil di India. Tapi, HTC tampaknya sedang sibuk menyiapkan dua perangkat Nexus Google berikutnya, yang bocorannya disebut "Marlin" dan "Sailfish". Oh ya, Nextbit Robin diproduksi di Taiwan loh.

6. Kanada

blackberry dtek50 kanada
Betul, di sinilah tempat kelahiran BlackBerry yang terkenal dengan tingkat keamanan yang tinggi dalam smartphone-nya. Meskipun saat ini keadaan BlackBerry tidak sejaya dulu, tapi mereka masih berjuang. Baru-baru ini Blacberry meluncurkan smartphone Android kedua setelah Priv, yakni DTEK50.
Itulah negara-negara pembuat smartphone terbaik. Selain di 6 negara yang Jaka sebutkan di atas, tentunya masih banyak negara lain yang memproduksi smartphone tapi masih dalam skala yang lebih kecil. Tentunya, kita semua berharap program TKDN berjalan mulus. Sehingga nantinya Indonesia bisa menjadi salah satu negara produsen smartphone di dunia. Tapi karena TKDN, smartphone baru dengan jaringan 4G, baik itu flagship hingga low-end jadi susah masuk ke Indonesia

sumber = jalantikus.com








Posted by Wahyu Hidayat On Mei 01, 2017 0 komentar

Cara yang Benar Bersihkan Ponsel



Sebagai benda yang dibawa pergi kemana pun, bahkan hingga ke toilet, ponsel boleh dibilang adalah gadget paling kotor.

Sebaiknya, membersihkan ponsel secara berkala jadi kegiatan rutin. Dengan demikian, ponsel bakal lebih enak dipakai, terlihat kinclong dan lebih sehat bagi pemakainya.

Simak beberapa cara membersihkan ponsel berikut.

1. Gunakan cairan khusus

Membersihkan layar smartphone sama seperti membersihkan monitor LCD. Harus menggunakan cairan khusus, karena jika tidak, bisa merusak perangkat. Anda bisa membeli cairan khusus pembersih ini di toko peralatan komputer atau gadget.

Selama melakukan pembersihan, baik dengan cara menyeka atau menggosok layar, gunakan kain lembut berbahan microfiber. Contohnya, kain yang biasa digunakan untuk melap kacamata. Tekstur kainnya yang lembut ini sangat bagus untuk layar ponsel yang sensitif.

2. Pakai selotip

Beberapa titik tertentu seperti sela-sela keypad dan lubang headset jadi tempat debu dan kotoran membandel bersembunyi.

Untuk membersihkan bagian-bagian sulit, Anda membutuhkan beberapa alat. Tusuk gigi atau sikat gigi bekas bisa membantu Anda membersihkan ponsel pada titik-titik yang tidak terjangkau oleh kain.

Khusus untuk debu dan kotoran yang menempel pada lubang speaker misalnya, Anda tidak bisa mendorongnya ke dalam, tetapi harus menarik debu dan kotoran tersebut keluar. Nah, bisa dengan menggunakan peralatan sederhana seperti selotip.

Rekatkan selotip pada lubang speaker ponsel. Tekan-tekan selotip yang sudah merekat, diamkan sejenak dan angkat selotip dari speaker.

Debu dan kotoran akan menempel pada selotip tersebut. Namun perlu diperhatikan, jangan menekan selotip terlalu kuat karena akan meninggalkan sisa lem perekat di lubang speaker ponsel Anda.

Membersihkan debu di sela-sela ponsel juga bisa dilakukan dengan penyedot debu mini. Penyedot debu ini biasanya dijual di toko-toko komputer untuk membersihkan sela-sela keyboard dan laptop.

3. Lap dengan alkohol

Untuk menghilangkan kuman dan bakteri pada body ponsel, tuangkan alkohol secukupnya pada kain lembut. Jangan terlalu basah agar cairan alkohol tidak masuk ke dalam komponen elektroniknya.

Gunakan untuk mengelap keypad dan casing ponsel. Hanya gosokkan alkohol pada komponen luar, karena yang sering terkena kuman hanya di bagian luarnya.

Berhati-hatilah untuk ponsel yang mempunyai tipe cat body dan tombol tertentu. Karena bisa saja tombol tersebut luntur terkena alkohol.

Layar smartphone jangan sampai kena alkohol karena ada beberapa jenis smartphone yang layarnya tidak tahan terhadap alkohol cair

sumber = DetikNet

Posted by Wahyu Hidayat On Mei 01, 2017 0 komentar

Cara Mudah Bikin Komputer Ngebut Lagi







Saking lambatnya, beberapa kasus terparah malahan sanggup menyediakan waktu bagi Anda untuk membuat minuman kopi terlebih dahulu sebelum pada akhirnya kembali duduk manis di depan komputer.

Lalu apa sebenarnya yang menyebabkan performa komputer melambat? Perusahaan software anti virus Avast mencatat, dalam sejumlah kasus umumnya performa yang melambat ini malah bukan disebabkan dari faktor hardware, melainkan permasalahan sistem dan software.

Ada empat faktor yang membuat performa komputer melambat, seperti informasi yang diterima detikINET, Sabtu (29/4/2017), antara lain program, driver yang usang, data pada harddisk yang berantakan, dan overheating atau terlalu panas.

Program bila diumpamakan komputer seperti penumpang dalam kendaraan. Semakin banyak penumpang yang menambah beban pada mobil akan membuat mobil semakin lambat ketika berjalan apalagi mendaki. Nah, program-program seperti Office, iTunes, atau Adobe Reader ini dianalogikan seperti penumpang mobil tersebut.

Faktor kedua menyangkut driver. Driver merupakan file yang mengkonfigurasikan komponen hardware pada komputer seperti kartu grafis. Jika driver sudah usang atau bahkan tidak terinstal, Anda mungkin akan kehilangan setengah dari kecepatan normal.

Kemudian data pada harddisk yang berantakan atau dikenal dengan istilah cluttered disk. Harddisk Anda mungkin penuh atau memiliki data yang tidak menempati ruangan yang saling berdekatan dalam harddisk. Permasalahan ini sering disebut fragmentasi.

Terakhir yang menjadi penyebab melamban performa komputer adalah kepanasan. Biasanya ini terjadi karena komputer atau laptop Anda terdapat banyak debu atau terletak di tempat yang panas bahkan terkena sinar matahari secara langsung, maka potensi untuk menimbulkan overheating hingga kerusakan dapat terjadi.

Cara Mengatasi Performa Lamban
Cara Mudah Bikin Komputer <i>Ngebut</i> LagiFoto: GettyImages


Setelah mengetahui faktor penyebab performa melamban, maka tidak afdol bila tidak dibahas bagaimana cara mengatasinya. Sedikitnya ada empat tips mengatasi performa lambat.

Tips pertama adalah hindari program yang membuat lambat. Anda harus jeli melihat kira-kira program apa yang membuat performa jadi lambat dan harus segera menyingkirkannya. Untuk melakukan itu, klik kanan pada taskbar Windows 7 atau 10 dan klik Task Manager. Klik Startup dan perhatikan daftar aplikasi yang ada.

Daftar ini meliputi berbagai program yang berjalan secara otomatis ketika Anda menghidupkan komputer Anda. Di sini, Anda harus bisa memilah program apa yang memang diperlukan untuk aktif sepanjang waktu atau berjalan secara otomatis. Malah ada bagusnya apabila program yang tidak dipakai dalam cukup lama, cukup uninstall saja.

Cara kedua adalah perbarui driver yang usang. Driver yang paling berdampak terhadap performa adalah kartu grafis dan chipset.

Kartu grafis merupakan komponen hardware yang menghasilkan tampilan yang Anda lihat di layar komputer dan chipset berperan untuk adanya komunikasi antara memory, harddisk dan prosesor. Umumnya, Anda dapat menemukan driver chipset di website produsen atau mendapatkannya secara langsung ketika membeli.

Sebelum Anda men-download driver, pastikan Anda memeriksa hardware apa yang dimiliki melalui Device Manager. Caranya, klik kanan pada Start dan pilih Device Manager. Selanjutnya, buka kartu grafis melalui menu Display adapters.

Tips ketiga adalah melakukan defrag dan bersih-bersih komputer. Proses seperti instalasi, uninstall, menyalin (copy), dan memindahkan banyak data dapat membuat sususan data menjadi berantakan (cluttered). Semakin data tersebar atau mengalami fragmentasi maka semakin lama komputer mencari dan membaca cluster di mana proses membuka file atau folder akan terasa lebih lama dari waktu ke waktu.

Nah, untuk memperbaiki permasalahan ini, Anda harus melakukan defrag pada harddisk. Klik Start, ketik defrag dan klik pada hasil pencarian untuk menjalankan program yang melakukan defragmentasi semua cluster.

Untuk membantu dapat memanfaatkan aplikasi pihak ketika, misalnya Avast Cleanup. "Avast Cleanup akan mencari semua area termasuk yang tersembunyi pada harddisk untuk file log tersembunyi, temporary file, atau file sisa lain dari program dan Windows yang tidak pernah Anda butuhkan kembali," ujar Sandro Villinge, Global Product Marketing and Strategy Manager Avast.

Langkah terakhir yang bisa Anda lakukan adalah bersih-bersih komputer. Cara ini bisa dilakukan dengan membongkar dan membersihkan debu yang menumpuk di dalam. Hal ini dilakukan agar sirkulasi udara bisa berjalan dengan lancar


Sumber = DetikNet.com

Posted by Wahyu Hidayat On Mei 01, 2017 0 komentar

Sejarah Singkat Kelahiran Google Hingga Meraksasa





Google yang kini begitu meraksasa, perusahaan dengan aset miliaran dolar, dimulai dengan awal sederhana. Banyak kisah yang sebenarnya jarang diceritakan soal berdirinya perusahaan yang digawangi Larry Page dan Sergey Brin itu.


Seperti yang telah di kutip dan disarikan detikINET dari Slate, Google terlahir di 4 September 1998, dua tahun setelah idenya muncul di kepala Larry Page. Dia langsung mengangkat diri sendiri menjadi CEO Google, sedangkan teman karibnya Sergey Brin disebut sebagai rekan pendiri Google atau istilahnya dalam bahasa Inggris co founder.

Status co founder itu biasanya terlupakan oleh sejarah. Sebut saja Facebook, orang pasti jauh lebih mengenal Mark Zuckerberg ketimbang beberapa pendiri lainnya. Tapi lain ceritanya dengan Sergey Brin.

Page dan Brin bertemu kala sama-sama kuliah di Stanford University. Brin karakternya terbuka dan bersemangat. Sehingga bagi Google, Brin menjadi pelengkap Page yang lebih introvert. Brin-lah yang menjalin relasi antara Google dengan perusahaan lain.

Seperti disebut di atas, Google memang ide awalnya berasal dari Page yang dibantu kemudian oleh Brin. Mereka berhasil memperoleh pendanaan senilai USD 1 juta dari dari teman dan keluarga yang percaya bahwa Google akan sukses. Google pun didirikan, kantor awalnya di sebuah garasi.

Februari 1999, startup itu tumbuh pesat. Page pun memindahkan kantornya dari garasi di sebuah kantor baru di Palo Alto, California. Tujuh bulan kemudian, mereka pindah kantor lagi ke Mountain View seiring pertumbuhan bisnis Google.

Pada paruh pertama 1999, popularitas Google melesat. Situasi ini membuat Google membutuhkan pendanaan baru untuk berinvestasi di server maupun sumber daya manusia. Meskipun pada saat itu, Google belum menghasilkan uang.

Sejarah Singkat Kelahiran Google Hingga MeraksasaFoto: GettyImages
Page dan Brin pun mulai mencari investor baru. Namun Page punya persyaratan, dia dan Brin akan mempertahankan sebagian besar voting stock serta tetap mengontrol penuh Google. Investor setuju, tapi mereka juga punya persyaratan, Page harus turun dari posisi CEO. Dia dianggap belum berpengalaman.

Dengan berat hati, Page setuju dan investasi besar pun berdatangan ke Google. Sejatinya, Page punya sifat suka mengendalikan. Sejak zaman kuliah, teman-temannya mengatakan dia paranoid dan suka mengontrol, dia harus memastikan semuanya dikerjakan dengan tepat dan benar.

Page pun merasa sulit harus melepas posisi CEO karena ia merasa mampu memimpin Google dengan bantuan Brin. Tapi akhirnya Page sadar Google butuh CEO yang sudah berpengalaman dan berstatus kelas dunia, agar terus berkembang. Mereka pun mulai mencari kandidat. Akhirnya yang terpilih adalah Eric Schmidt, mantan CEO Novell.

Schmidt menjadi chairman Google di Maret 2001 dan menjabat CEO bulan Agustus. Rupanya keputusan itu sangat tepat. Schmidt berhasil memimpin Google menjadi perusaahana yang jauh lebih besar dan akhirnya melantai di bursa saham pada Agustus 2004. Jadilah Page dan Brin milarder. Sampai sekarang, mereka berdua masuk jajaran orang terkaya dunia.

Tahun 2011, Schmidt sudah merasa cukup memimpin Google. Larry Page dipandang pantas mengomandoi perusahaannya lagi dan ia pun menjadi CEO kembali. Sedangkan Schmidt menjadi chairman Google.

Kemudian pada tahun 2015, Page dan Brin memutuskan membentuk perusahaan induk Google yang dinamakan sebagai Alphabet. Page menjadi CEO, Brin didapuk jadi Presiden dan Schmidt menjadi Executive Chairman.

Google sendiri dipimpin CEO keturunan India, Sundar Pichai. Alphabet membawahi Google dan perusahaan-perusahaan lainnya seperti perusahaan mobil otonom Waymo

sumber : DetikNet

 
animasi blog
Animasi Blog